Read Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001 by Budi Darma Free Online


Ebook Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001 by Budi Darma read! Book Title: Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001
Language: English
Format files: PDF
The size of the: 21.68 MB
v The author of the book: Budi Darma
Edition: Kompas
Date of issue: June 2001
ISBN: No data
ISBN 13: No data
City - Country: No data

Read full description of the books Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001:

"...Saya menghayalkan bertemu dengan cerpen-cerpen yang menciptakan rangkaian metafor segar diantara cerpen-cerpen pilihan Kompas. Dan saya bertemu dengan 'Ziarah Arwah-arwah Bayi' Indra Tranggono dan 'Umairah' Yanusa Nugroho. Kedua cerpen Tersebut menghadirkan sosok-sosok yang seolah hidup disebuah dunia yang sebagian besar terdiri dari malam hari." ( Hasif Amini )

"Dalam meneteskan diri menjadi secuil kehidupan, sebelas dari enam belas cerpen yang dipilih untuk dimuat dalam kumpulan ini, sadar atau tidak, sedikit banyak berbicara tentang elemen kekerasan....Dalam empat dari sebelas cerpen yang memuat elemen kekerasan sebagai 'entropi' sosial itu kekerasan dialami oleh seorang perempuan, atau setidaknya melintas dalam pengalaman hidup seorang perempuan..."

Daftar Cerpen:
01. Budi Darma – Mata Yang Indah
02. Jujur Prananto – Jakarta Sunyi Sekali Di Malam Hari
03. Yanusa Nugroho – Umairah
04. Martin Aleida – Elegi Untuk Anwar Saeedy
05. Ratna Indraswari Ibrahim – Bunga Kopi
06. Sori Siregar – Krueng Semantoh
07. K Usman – Ikan Di Dalam Batu
08. Veven Sp Wardhana – Deja Vu: Kathmandu
09. Gus tf Sakai – Upit
10. Cok Sawitri – Rahim
11. AA Navis – Inyik Lanak Si Tukang Canang
12. Indra Tranggono – Ziarah Arwah-Arwah Bayi
13. Herlino Soleman – Tabir Kelam
14. Wilson Nadeak – Burung Senja
15. Harris Effendi Thahar – Seperti Koin Seratus
16. Umar Kayam – Lebaran Di Karet, Di Karet…


Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001 read online



Read information about the author

Ebook Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001 read Online! Budi Darma lahir di Rembang, Jawa Tengah, 25 April 1937. Semasa kecil dan remaja ia berpindah-pindah ke berbagai kota di Jawa, mengikuti ayahnya yang bekerja di jawatan pos. Lulus dari SMA di Semarang pada 1957, ia memasuki Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Sastra dan Kebudayaan, Universitas Gadjah Mada.

Lulus dari UGM, ia bekerja sebagai dosen pada Jurusan Bahasa Inggris—kini Universitas Negeri Surabaya—sampai kini. Di universitas ini ia pernah memangku jabatan Ketua Jurusan Inggris, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni, dan Rektor. Sekarang ia adalah guru besar dalam sastra Inggris di sana. Ia juga mengajar di sejumlah universitas luar negeri.

Budi Darma mulai dikenal luas di kalangan sastra sejak ia menerbitkan sejumlah cerita pendek absurd di majalah sastra Horison pada 1970-an. Jauh kemudian hari sekian banyak cerita pendek ini terbit sebagai Kritikus Adinan (2002).

Budi Darma memperoleh gelar Master of Arts dari English Department, Indiana University, Amerika Serikat pada 1975. Dari universitas yang sama ia meraih Doctor of Philosophy dengan disertasi berjudul “Character and Moral Judgment in Jane Austen’s Novel” pada 1980. Di kota inilah ia menggarap dan merampungkan delapan cerita pendek dalam Orang-orang Bloomington (terbit 1980) dan novel Olenka (terbit 1983, sebelumnya memenangkan hadiah pertama sayembara penulisan novel Dewan Kesenian Jakarta 1980).

Ia juga tampil sebagai pengulas sastra. Kumpulan esainya adalah Solilokui (1983), Sejumlah Esai Sastra (1984), dan Harmonium (1995). Setelah Olenka, ia menerbitkan novel-novel Rafilus (1988) dan Ny. Talis (1996). Belakangan, Budi Darma juga menyiarkan cerita di surat kabar, misalnya Kompas; pada 1999 dan 2001 karyanya menjadi cerita pendek terbaik di harian itu. Cerpennya, "Laki-laki Pemanggul Goni," merupakan cerpen terbaik Kompas 2012.

Dalam sebuah wawancara di jurnal Prosa (2003), lelaki yang selalu tampak santun, rapi, dan lembut-tutur-kata ini sekali lagi mengakui, “...saya menulis tanpa saya rencanakan, dan juga tanpa draft. Andaikata menulis dapat disamakan dengan bertempur, saya hanya mengikuti mood, tanpa menggariskan strategi, tanpa pula merinci taktik. Di belakang mood, sementara itu, ada obsesi.”


Reviews of the Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001




Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001 read online



Add a comment to Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001




Read EBOOK Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001 by Budi Darma Online free

Download PDF: mata-yang-indah-cerpen-pilihan-kompas-2001.pdf Mata yang Indah: Cerpen Pilihan KOMPAS 2001 PDF